Makelele: Bukan Penguasaan Bola, yang Akan Diingat Hanya Juaranya

http://moviesidontremember.com/wp-content/uploads/2020/08/1-1.jpg

AGEN BOLA ONLINE  – PSG dan Bayern Munchen akan bertarung di babak final Liga Champions 2019/20, Senin (24/8/2020). Mantan gelandang PSG, Claude Makelele, membagikan pengalamannya main di final kompetisi elit ini.

Makelele adalah eks pemain timnas Prancis yang pernah memperkuat Nantes, Marseille, Celta Vigo, Real Madrid, Chelsea, dan PSG.

Makelele sekali menjuarai Liga Champions, yakni bersama Real Madrid pada musim 2001/02. Waktu itu, Real Madrid mengalahkan Bayer Leverkusen 2-1 di final.

Makelele tahu mentalitas seperti apa yang dibutuhkan untuk bermain di final kompetisi elit bernama Liga Champions ini.

BACA JUGA : Siap-siap, Arsenal akan Membuka Kembali Pintu Emirates Stadium untuk Fans

“Anda sebenarnya hanya perlu melakukan final sprint. Itu saja,” kata Makalele, dalam sebuah wawancara dengan agen bola online.

“Final itu selalu 50-50. Setelah itu, detail-detail kecillah yang akan membedakan siapa yang benar-benar ingin menang.”

“Kami tak peduli siapa yang bermain bagus, siapa yang dominan, siapa yang punya penguasaan bola lebih banyak. Kami hanya akan mengingat siapa yang mengangkat trofi, bukan yang lain. Anda cuma harus meraihnya. Itu saja,” tegasnya.

Makelele adalah pemain PSG periode 2008-2011. Di klub inilah dia mengakhiri kariernya sebagai pesepak bola profesional.

Di final nanti, Makelele tentu saja mendukung PSG jadi juara.

Bagi PSG, ini adalah final Liga Champions pertama mereka. Jika menang, PSG akan menjadi klub ke-23 yang pernah menjuarai European Cup/Liga Champions, juga juara baru pertama sejak Chelsea 2012.

Selain itu, Jika menang, PSG juga akan meraih quadruple (Ligue 1, Coupe de France, Coupe de la Ligue, Liga Champions).