Saksi Sangkaan Match Fixing, Instansi Perlindungan Saksi serta Korban Siap Jagalah BS

Saksi Sangkaan Match Fixing, Instansi Perlindungan Saksi serta Korban Siap Jagalah BS

Saksi Sangkaan Match Fixing, Instansi Perlindungan Saksi serta Korban Siap Jagalah BS

Agen Sbobet, Jakarta – Instansi Perlindungan Saksi serta Korban (LPSK) siap membuat perlindungan sosok yang disebut-sebut bakal membongkar praktek kotor sepakbola Indonesia. Bila penuhi prasyarat, sosok berinisial BS bakal difasilitasi oleh instansi negara itu.

” Kita telah mendengar masalah ini. Kita dapat juga info bahwa saksi bakal ke LPSK untuk meminta perlindungan, ” sekian wakil ketua LPSK, Edwin Partogi Pasaribu, dalam pernyataan persnya, Rabu (17/6/2016).

Tempo hari BS ” ditampilkan ” tim Advokasi #IndonesiaVSMafiaBola juga sebagai saksi kunci untuk buka gosip match fixing sepakbola Indonesia, yang diindikasikan telah berjalan mulai sejak lama. BS, yang disebut-sebut juga sebagai bekas pemain serta pelatih itu, mengakui pernah 15 th. ikut serta dalam penyuapan serta penyusunan score. Baca juga : BS si Penghubung dalam Masalah Sangkaan Match Fixing

BS juga yang dinyatakan juga sebagai orang yang memancing perbincangan dengan seseorang bandar judi asal Malaysia di telephone, untuk mencari tahu kemungkinan tanda-tanda match fixing timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2015, terlebih melawan Vietnam di perebutkan tempat ketiga.

Tentang BS yang masih tetap ” dikarantina ” oleh tim advokasi, dengan dalih keamanan, Edwin menyampaikan bahwa LPSK dalam posisi menanti permintaan yang beritanya bakal diserahkan oleh saksi. Kemudian, tim LPSK bakal lakukan kontrol berkenaan karakter utamanya info saksi, tingkat ancaman yang membahayakan saksi, dan rekam jejak tindak pidana yang pernah dikerjakan saksi. Hal semacam itu sesuai sama Pasal 28 Undang-undang (UU) No 31 Th. 2014 perihal Pergantian Atas UU No 13 Th. 2006 perihal Perlindungan Saksi serta Korban.

Permintaan yang di sampaikan ke LPSK, kata Edwin, setelah itu bakal dibicarakan di tingkatan pimpinan LPSK. Dari situ baru bakal ditetapkan, apakah permintaan saksi BS dapat di terima atau tidak diterima. Kalau ditetapkan untuk di terima, akan dijelaskan type perlindungan apa yang bakal diberikan pada yang berkaitan.

“Jadi, kita masih tetap mesti lihat dahulu permintaan yang di sampaikan, merujuk pada karakter utama info serta tingkat ancaman, ” kata Edwin.

Baca Juga : Van Gaal : Tour Pramusim Bukanlah Masalah Hasil Kompetisi

Ia menyampaikan, pihaknya sangatlah mengapresiasi keberanian serta kepedulian saksi BS untuk membongkar sangkaan praktek match fixing didunia sepakbola nasional. Karenanya, dia mengharapkan aparat penegak hukum bisa menindaklanjuti masalah ini dengan tak berhenti pada kesaksian BS saja.

“Kita berharap apa yang di sampaikan oleh saksi adalah kebenaran hingga dapat menolong mengatur berolahraga sebagai favorite orang-orang, ” tutur dia.